MENAKSIR TINGGI

0
MASIH DALAM PENGKAJIAN ULANG

 MENAKSIR TINGGI

Mengetahui dan mahir cara menaksir tinggi bangunan atau pohon adalah salah satu keterampilan yang dimiliki anggota pramuka. Keterampilan menaksir tinggi merupakan salah syarat Kecakapan Umum Pramuka Pengalang Terap yang memiliki kegunaan saat berkegiatan di alam terbuka. Salah satunya sebagai dasar untuk bersikap paranoia konstruktif ketika berkemah pada alam terbuka yang banyak pepohonannya. Untuk dapat menjaga jarak aman dari pohon-pohon yang sudah dan rawan roboh.

Menentukan suatu harga, ukuran dan jumlah adalah bentuk kegiatan mengira-ngira atau menaksir. Karena perkiraan ini penggunakan alat ukur seadanya dengan pendekatan perbandingan segitiga. Tetapi hasil pengukurannya bersifat dugaan atau berbeda dari yang sebenarnya. Hasil pengukuran masih dapat kita terima karena menggunakan perhitungan matematis dan jauh dari sifat pseudosains.

Adapun langkh-langkah pengukuran untuk menaksir tinggi suatu pohon atau bangunan menggunakan perbandingan segitiga sebagai berikut :

1.      Siapkan alat ukur berupa tongkat Pramuka (160 cm) sebanyak satu uah dan dua anggota

2.      Tentukan objek yang akan di taksir tingginya (pohon)

3.      Mintalah satu anggota pramuka berjalan menjauhi pohon tersebut mulai dari pangkalnya sebanyak sembilan tongkat sebagai titik B. Lalu satu anggota lain berjalan satu tongkat dari titik B sebagai titik A.

4.      Pada titik B dirikanlah tongkat dengan tegak lurus

5.      Bidiklah dari seberang titik C ke puncak pohon yang kita taksir tingginya (titik D) melalui ujung atas tongkat (Titik E). Sehingga antara titik A, E dan D dapat membentuk garis lurus.

6.      Untuk membentuk garis lurus dan menyesuaikan titik pengintaian (titik A) dengan cara menggeser kekiri dan kekanan atau maju dan mundur.

7.      Jika garis lurus telah terbentuk antara titik A, E dan D. Kemudian ukurlah jarak antara titik B dan A.

Ketika pengukuran dan pengintaian telah selesai. Kemudian cara menaksir tinggi pohon adalah melakukan perhitungan menggunakan rumus perbandingan segitiga

CD = BE x (AB + BC) : AB

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan  dalam penaksiran tiggi agar mendapatkan hasil yang akurat. Hal ini perlu kita lakukan untuk memperkecil nilai error dalam penaksiran tinggi. Beberapa hal itu adalah sebagai berikut :

1.      Memposisikan mata sedekat mungkin dengan tanah saat melakukan pengintaian. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyentuhkan kepala  ke tanah dan pejamkanlah mata yang sebelah atas. Sehingga hasil pengintaian menggunakan satu mata yang terdekat dengan tanah.

2.      Meletakkan tongkat pada posisi yang tepat (BE) saat pembidikan harus benar-benar tegak lurus dengan tanah.

Sumber : Abdul Jalil,  Cara menaksir Tinggi Pohon Pramuka, Pramuka-Ku, https://pramukaku .com/cara-menaksir-tinggi-pohon-pramuka/, diakses pada 6 Januari 2023

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)